Andai ku bukan seorang indigo. Ya, indigo. Banyak bilang bahwa jadi seorang indigo itu unik, hebat atau apalah. Itu masih berupa pendapat orang-orang saja. Tetapi, jika sudah merasakannya, kamu pasti merasa akan mencongkel kedua bola matamu agar kamu tidak dapat lagi melihat dunia sebagai seorang indigo.
Namaku Elsa. Dari lahir (mungkin) aku telah menjadi seorang indigo. Banyak hal yang tidak bisa diketahui oleh orang biasa dalam hidupnya. Namun, aku tidak seperti itu. Aku dapat melihat hal-hal (yang mungkin membuat orang penasaran) seperti kematian seseorang, sesosok yang bukan merupakan dari alam semesta atau semacamnya. Itu sangat menakutkan. Jika saja ada keajaiban, aku bakalan minta untuk menjadi orang biasa saja. Jadi indigo itu menyakitkan. Aku mengatakan seperti itu karena, setiap indigo selalu diperlihatkan hal-hal yang bersifat gaib. Tidak nyata. Aku membencinya. Sangat membencinya.
Pernah, aku sedang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Hari itu adalah hari dimana ujian untuk kelas X11 akan berlangsung. Papa tidak dapat mengantarku karena sangat sibuk. Ya, dengan kecepatan maksimum, aku berlari menuju garasi untuk mengambil mobil jazz merahku. Karena takut terlambat, aku tidak sengaja menabrak pintu garasi tersebut. Pintu itu terkunci. Dengan sangat gelisah dan panik, aku mencongkel pintu tersebut menggunakan obeng yang ada di samping pot bunga mamaku. Dengan susah payah, akhirnya terbuka juga. Tetapi, baru selangkah memasuki garasi tersebut, aku disambut dengan sesosok yg menyerupai tiang listrik, tinggi, dan sampai-sampai aku tak dapat melihat wajahnya. Seketika aku langsung berteriak dan menyadari bahwa tidak ada seorang pun di dalam rumah. Aku langsung berlari keluar dan tiba-tiba......................braakkk!!!
Aku sedang di rumah sakit. Tekapar dalam ruang UGD dengan mata tak dapat melihat. Ya tuhan, apakah kini aku buta? Ya, memang aku buta. Aku sangat bersyukur akan hal itu. Buta adalah jalan satu-satunya agar aku tak menjadi seorang indigo lagi. Aku berbalik melihat pintu kamar dan aku melihat sesosok teman SMP ku yang telah meninggal. Tiba-tiba.... Ahhh tidaaaakkkkk!!!!!!
Lanjutannya manaaa??
BalasHapusNanti yah nanti xixi :D
BalasHapus